Kau Dimana……
10 October 2005
Berhari hari aku tak pernah mendapatkan kabarmu. Tak pernah ada sebaris beritapun ku temukan. Kau bagaikan di telan oleh bumi. Kemana ku harus mencarimu. Hari hari yg kulalui seakan hambar. Kerinduanku padamu semakin menyiksaku.Terhempasku kini di batas bimbang. Tidak tahu harus berbuat apa untuk mengobati rasa rindu yg semakin menyiksa ini.Atau haruskah ku terbang jauh mengejarmu ke langit biru . Kau bawa nafasku pergi bersama angin kau berlalu. Air mata tak lagi mampu membantuku untuk menepis rasa rinduku padamu. Disaat kumerindumu, disaat ku membutuhkanmu, disaat ku ingin berbagi….kau tak ada…..Saat ini aku butuh telingamu untuk mendengarkan keluh kesahku, aku butuh hatimu untuk mengerti aku, aku butuh bahumu untukku bersandar. Aku butuh lenganmu untuk menutupi kegundahan hati, aku butuh matamu untuk menuntunku dalam kegelapan, aku butuh lidahmu untuk mengajarkanku cara hidup dan aku butuh dadamu untuk merengkuhku dalam dekapanmu menghabiskan isak tangis…Apakah lelah sanggup tuk hentikan langkahku menapak episode masa depan…?
Terkadang ku tak tahu kemana hati ini kan membawaku melangkah pergi, kuhanya bisa terpaku dan terpuruk dalam kegamangan. Semua kembali membayang bagai satu episode film hitam putih yg terputar dlm memori jiwaku, bagian demi bagian begitu tampak nyata menusuk rasaku hingga yg terasa hanya pedih dan penat yg kian menggelayut ragaku.
Kadang ku harus berebut dgn sang waktu tatkala rindu tak terbendung. Kugapai sepi, kunikmati dingin ini sendiri bersama seonggok rindu yang menghiburku dengan mimpi tentangmu. Kau dimana………….??????????
Selaksa pertanyaan yg berkecamuk dibenakku. Berbagai macam praduga praduga yg menggerogotiku. Berkali kali kuberusaha mencoba untuk menembus ruang dan waktu agar sinyal sinyal kerinduanku dapat menyentakkan hatimu. Kusangat mengerti keterdiamanmu selama ini. Semua karena salahku, keegoisanku yg membuatmu jauh dariku, keangkuhanku yg membuatku menderita. Seribu butiran air mataku takkan mampu menghapus kesalahanku. Mungkin sekarang sudah terlambat untuk sebuah kata menyesal karna bukan saja kau yg tdk mau memaafkanku bahkan sang waktupun tak lagi memberiku kesempatan.
Ah, dengan apa harus kubuktikan kepadamu agar kau tahu bagaimana besarnya cinta yg kumiliki ini. Apa yg harus kulakukan agar kau mengerti kegelisahan kegelisahan yg aku rasakan saat ini. Kemanakah kulayangkan rindu yg tak bertuan ini, hanya engkau yg buatku tenang. Andai aku dapat menyentuh hatimu untuk bersimpuh tuk ucapkan semua kata maafku.
Aku masih membutuhkan kau disampingku. Kau yg paling memahamiku, mengerti yg aku butuh.Dimanapun engkau berada aku ingin kau dengar suara hatiku. Kembalilah kau kini kepadaku dan biarkan kumenanti sebuah janji kita sampai batas waktu mengakhiri…….
Buat seseorang yg jauh disimpang jalan….Miss u so much…..
October 9th, 2005 at 12:46 pm
Si kamu nya pigi juga plontos, malu dong kesaingi!!!
MOdel mu k cuplis kena doti saja Irha, rada mirip yang main si tuyul dan mbak yul. Ibu tidak ada niat berubah jadi tuyul toch =))
Melamar mako jadi satpam nya mall IRha, bisa ko melamar 2 kali, satu status ce satu co.