Archive for October, 2005

Merindumu….

Saturday, October 15th, 2005

Malam mendekati larut, namun aku masih disini berkutat dengan tuts tuts keyboard. Fikiranku menerawang jauh memikirkan seseorang yg tak kunjung datang kabar beritanya walau sebaris kata. Entah dimana keberadaanmu kini. Tidak tahukah akan siksa yg kuderita ini. Kesalahan besar apakah yg kulakukan sehingga kau menghukumku dengan cara seperti ini. Ataukah sekarang kau tak mau peduli lagi dengan keberadaanku. Tetapi mengapa dengan  cara seperti ini yg kau tempuh untuk meninggalkanku atau memang inilah caramu…?

Setiap hari kuberharap keajaiban datang padaku. Setiap hari kuberharap namamu terpampang manis di list yahoo messengerku. Setiap kali inbox di emailku bertambah berharap kaulah yg mengirimiku

surat

. Setiap kali handphoneku berdering, berharap kaulah yg menelponku. Setiap kali nada smsku berbunyi berharap kaulah yg mengirimkan pesan untukku. Setiap kali aku online di MIRC berharap nickmu ada diantara deretan deretan nick di chanel itu. Dan tak bosan bosanya ku ketik di chanel !seen nickmu untuk mengetahui kapan nickmu terakhir online. Tapi hanya segudang kekecewaan yg kudapatkan. Tak ada sebaris kata yg dapat membuatku merasa tenang. Tak ada tanda tanda yg bisa membuatku bernafas lega.

Tuhan, sampai kapan aku akan tersiksa seperti ini…? Haruskah kulangkahkan kakiku kekota dimana kau menetap sekarang ini? Terseok seok mencarimu, terlunta lunta tanpa tahu kemana arah yg harus kutuju atau tetap  tinggal diam disini dan pasrah dengan kata kata “Apa Yang Terjadi, Terjadilah”

Malam makin merambat, tidak lama lagi akan berganti pagi. Hanya instrument musik sendu yg terdengar mengalun disekitarku. Kumakin merindukanmu…..

Kembali teringat semua cerita yg telah kita lalui berdua. Dan kuingat saat kita diperhadapkan berbagai macam persoalan hidup. Meruntuhkan jiwa kita untuk tetap bersama tetapi kita masih bisa bertahan dan melalui semua itu.

Ya Tuhanku…kuatkanlah hatiku untuk menghadapi semua ini. Berikanlah aku kesabaran untuk tetap menantikan dirinya hingga maut menjemput. Dan jika kumasih diberi kesempatan untuk bertemu dengannya maka berikanlah hari yg kunanti itu. 

Kau Dimana……

Sunday, October 9th, 2005

10 October 2005

Berhari hari aku tak pernah mendapatkan kabarmu. Tak pernah ada sebaris beritapun ku temukan. Kau bagaikan di telan oleh bumi. Kemana ku harus mencarimu. Hari   hari yg kulalui seakan hambar. Kerinduanku padamu semakin menyiksaku.Terhempasku kini di batas bimbang. Tidak tahu harus berbuat apa untuk mengobati rasa rindu yg semakin menyiksa ini.Atau haruskah ku  terbang jauh  mengejarmu ke langit  biru . Kau  bawa nafasku pergi bersama angin kau berlalu. Air mata tak lagi mampu membantuku untuk menepis rasa rinduku padamu. Disaat kumerindumu, disaat ku membutuhkanmu, disaat ku ingin berbagi….kau tak ada…..Saat ini aku butuh telingamu untuk mendengarkan keluh kesahku, aku butuh hatimu untuk mengerti aku, aku butuh bahumu untukku bersandar. Aku butuh lenganmu untuk menutupi kegundahan hati, aku  butuh matamu untuk menuntunku dalam kegelapan, aku butuh lidahmu untuk mengajarkanku cara hidup dan aku butuh dadamu untuk merengkuhku dalam dekapanmu menghabiskan isak tangis…Apakah lelah sanggup tuk hentikan langkahku menapak episode masa depan…?
Terkadang ku tak tahu kemana hati ini kan membawaku melangkah pergi, kuhanya bisa terpaku dan terpuruk dalam kegamangan. Semua kembali membayang bagai satu episode film hitam putih yg terputar dlm memori jiwaku, bagian demi bagian begitu tampak nyata menusuk rasaku hingga yg terasa hanya pedih dan penat yg kian menggelayut ragaku.

Kadang ku harus berebut dgn sang waktu tatkala rindu tak terbendung. Kugapai sepi, kunikmati dingin ini sendiri bersama seonggok rindu yang menghiburku dengan mimpi tentangmu. Kau dimana………….??????????

Selaksa pertanyaan yg berkecamuk dibenakku. Berbagai macam praduga praduga yg menggerogotiku. Berkali kali kuberusaha mencoba untuk menembus ruang dan waktu agar sinyal sinyal kerinduanku dapat  menyentakkan hatimu. Kusangat mengerti keterdiamanmu selama ini. Semua karena salahku, keegoisanku yg membuatmu jauh dariku, keangkuhanku yg membuatku menderita. Seribu butiran air mataku takkan mampu menghapus kesalahanku. Mungkin sekarang sudah terlambat untuk sebuah kata menyesal karna bukan saja kau yg tdk mau memaafkanku  bahkan sang waktupun tak lagi memberiku kesempatan.

Ah, dengan apa harus kubuktikan kepadamu agar kau tahu bagaimana besarnya cinta yg kumiliki ini. Apa yg harus kulakukan agar kau mengerti kegelisahan kegelisahan yg aku rasakan saat ini. Kemanakah kulayangkan rindu yg tak bertuan ini, hanya engkau yg buatku tenang. Andai aku dapat menyentuh hatimu untuk  bersimpuh tuk ucapkan semua kata maafku.

Aku masih membutuhkan kau disampingku. Kau yg paling memahamiku, mengerti yg aku butuh.Dimanapun engkau berada aku ingin kau dengar suara   hatiku. Kembalilah kau kini kepadaku dan biarkan kumenanti sebuah janji kita sampai batas waktu mengakhiri…….

Buat seseorang yg jauh disimpang jalan….Miss u so much…..

Ramadhan Kali Ini…

Tuesday, October 4th, 2005

Marhaban Yaa Ramadhan…….

Ramadhan datang lagi….Bulan yg penuh Rahmat, Bulan pengampunan. Terima Kasih Ya Allah karena masih memberiku kesempatan untuk menjalankan perintahMu di bulan suci ini. Harapanku, doa doa yg tak henti hentinya aku panjatkan dapat Engkau kabulkan.

Ya Allah. aku hanya manusia yg tak luput dari kekhilafan. Terlalu banyak dosa dosa yg telah aku perbuat. Sejenak terlintas semua dosa dosaku yg aku lakukan. Mungkin karena terlalu banyaknya dosa yg aku lakukan hingga sampai sekarang ini aku belum mendapatkan semua keinginan keinginanku. Belum dapat menjadi manusia yg sempurna di mata orang orang. Bahkan belum dapat menjadi andalan bagi orang orang terdekatku. Dan sampai detik ini aku  belum dapat membalas semua atas apa yg orang tuaku telah berikan. Masih terlalu banyak beban moril yg ku tanggung. Masih terlalu banyak dosa yg tertumpuk. Sudah terlalu banyak air mata yg dikeluarkan orang tuaku. Tapi kenapa sampai sekarang aku belum bisa membahagiakannya. Mengapa aku tak bisa seperti mereka mereka yg dengan mudahnya meraih apa yg mereka inginkan. Kapan aku berhenti menjadi beban yg harus mereka pikul…? Kapan aku berhenti menjadi benalu di tengah tengah keluargaku…?

Kusadari, tidak ada manusia yg sempurna didunia ini, tapi setidaknya jadikanlah aku manusia yg kaya akan hati yg bersih. Hati yg jauh dari prasangka prasangka buruk. Dan dapat menjadi panutan buat keluargaku. Ya Allah, aku hanya manusia biasa yg lemah dan tak berdaya yg tak lepas dari goda dan cobaan. Aku yg selalu terombang ambing oleh kehidupan. Aku yg selalu ingin menjadi sempurna padahal aku sangat sadar bahwa "No Body’s Perpect" tapi inilah aku yg arogan, yg selalu menganggap semuanya dapat aku taklukkan…

Karena kesombonganku itu yg nyaris membuat hancur hidupku sendiri. tapi kusangat bersyukur karena aku masih diberi kesempatan untuk menyadari kekhilafanku. Masih mempunyai kesadaran bahwa tidak ada yg lebih diatas segala galanya selain Engkau Yang Maha Kuasa. Dan kusangat bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya ramadhan kali ini.

Ya Allah. tabahkan hatiku dalam menghadapi semua cobaan cobaan yg Engkau berikan padaku. tegarkan hatiku dan lapangkan dadaku untuk melalui semuanya. Kutahu, kehidupan itu bagaikan langkah kaki yg kadang kedepan kadang pula kebelakang. Didalam gelap pagi ada terang. Kegagalan demi kegagalan yg pernah aku alami akan kujadikan pelajaran yg sangat berharga. Biarlah mimpi buruk yg kemarin hilang di telan malam yg kelam. Karena kita hanyalah manusia yg tiada daya selain Engkau Yang Pengasih. Tidak ada badai yg tidak berlalu..dan ku yakin semua ini akan mampu kuhadapi karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya jika tidak mampu memikulnya.

Ramadhan kali ini….akan menjadi bulan yg sangat berarti. Kan kubersihkan hati dari kotoran kotoran yg melekat…..Setangkup doa segenggam harapan, semoga ramadhan kali ini dapat melatih kita menjadi manusia yg kenal diri dan tahu diri serta sabar dan tawakkal…..

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, SEMOGA AMAL IBADAH KITA DI TERIMA DAN DI BERI BERKAH OLEH ALLAH SWT. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN….AMIN…..!!!!