Kala Rinduku Berjelaga….

Malam minggu lagi tanpa ada yg menemaniku. Seandainya kau ada disini. Saat asaku ingin bersamamu tuk melewati malam berdua denganmu. Sedang apa kamu malam ini ??? Pertanyaan yg tak henti hentinya berkecamuk di dalam benakku namun tak pernah ada jawabannya. Haruskah ku menyesali semua keadaan ini ? Lagi lagi jarak yg harus menghalangi semuanya.
Disini sendiri tanpamu….nelangsa, hampa….
Teringat kejadian semalam yg membuatmu marah kpdku. Tidak ada maksudku untuk tidak mendengar kata katamu lagi. Namun, kusangat tertekan dengan semua kenyataan yg harus aku terima. Kehilangan orang yg selama ini aku anggap sebagai orang tua, orang yg paling aku banggakan, paling aku andalkan dan yg utama pengganti seorang ayah . Dialah yg selama ini aku anggap sbg ayah krn sejak kecil aku tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang yg menamakan dirinya ayah. Dialah yg menuntun aku serta kakak kakakku lainnya agar tetap berada dijalanNYA. Sudahlah, kutak ingin larut dengan kesedihan yg berkepanjangan.
Maafkan, jika aku membuatmu marah, merasa tidak didengarkan tapi ku mohon mengertilah dengan semua kondisiku yg tidak mendukung. Aku memang kadang seperti anak kecil yg selalu harus diperhatikan dan dimengerti. Atau mungkin rasa sensitif yg sangat berlebih itu karena rasa rindu yg tdk dapat ku kontrol. Kenapa kita tidak seperti buku cerita anak anak, berlarian melintasi hujan. Saling berpegangan tangan dalam menghadapi segala persoalan.
Ku selalu memikirkanmu setiap menit setiap detik. Haruskah kuteriak memanggil namamu agar kau dapat merasakan getaran kerinduan ini. Andai kau peka bahwa besarnya rindu ini tak mampu kuwujudkan dalam wujud wacana dan wicara. Andai mata hatimu terbuka mungkin bisa kau raba pekatnya kesedihan ini. Lalu dimana bisa kukais sekelumit kecil pemahamanmu tentangku…??? Kala rinduku berjelaga…………..
Aku memang tak punya sesuatu yg mampu membuatmu bahagia dan bangga. Aku hanya dapat memberimu cinta apa adanya dan segudang kerinduanku padamu. Bersamamu seakan dunia dalam genggamanku, menatapmu seakan waktu berhenti sejenak. Senyummu yg mengisi relung hati ini. Mengiringi dalam setiap langkahku, suaramu yg menembus jiwaku, memaksa berkhayal sosokmu di setiap detik yg kumiliki. Dan setiap detailmu aku selalu memperhatikan serta selalu mencoba memahamimu, selalu menjadi andalan untukmu. Tak baik berlebih, tapi semua itu kulakukan demi untuk membahagiakanmu dan berusaha untukjadi yg terbaik buatmu. Agar kau tahu bagaimana besarnya rasa cinta yg kumiliki untukmu. Karena aku mencintaimu seperti yg seharusnya. Menyayangimu seperti yg semestinya. Kumencintaimu dengan berbagai cara dan untuk berbagai alasan. Tapi lebih dari ini kumencintai apa adanya dirimu.
Kau adalah inspirasiku……..
Kau adalah lagu yg aku nyayikan………..
Kau yg membuatku bahagia…………..
Kaulah segalanya bagiku……………
Kau adalah sinar matahariku…………..
Kau adalah bintang malamku…………
Kau adalah kekuatan bagiku disaat aku lemah. Mimpiku disaat aku tertidur.
Kau adalah alasan alasan untuk senyumku. Setiap peranan yg aku mainkan seperti bagian terpenting yg kau mainkan. Segalanya yg pernah aku inginkan adalah dirimu. Tak ada cinta selain cintamu. Tak ada yg  dapat memberikan lebih selain dirimu. Apapun yg kulakukan, kulakukan hanya untukmu. Dan untuk cintamu kan kuberikan nafas terakhirku. Kaulah alasanku sehingga aku percaya akan CINTA. Dan kau adalah jawaban atas doaku. Aku akan selalu berusaha untuk menjadi yg terbaik buatmu. Kuakan berikan kekuatan dan kelemahanku, kebahagiaan dan penderitaanku. Yang lebih baik dan lebih buruk. kau yg membuat hidupku lebih berarti dan berwarna.
Malam kian beranjak tuk menghadirkan kesunyian panjang. Biarkan kau tahu diriku tenggelam dalam cintamu. Terbelenggu dengan kerinduanku padamu. Senantiasa kan kujaga janji kita berdua walau dirimu jauh. Semoga jarak dan waktu tetap membuat hati kita satu. Dan kuharap rindu dan setia yg kutitip masih menjadi milikmu disana. Cepat pulang aku menunggumu karena aku tak sanggup berdiri tanpa kamu disampingku dan bantulah aku untuk melangkah…………..

Leave a Reply