Archive for September, 2005

MissinG Something Missed

Friday, September 30th, 2005

Waktu terus berjalan…..tak terasa kurang lebih 70 hari kau  tak disini bersamaku. Kulalui hari hariku dengan melewatkan waktu begitu saja, kujalani semuanya dengan apa adanya. Tetap berusaha untuk tegar walau tanpa kau menemaniku. Penantian demi penantian yang membelengguku. Berharap keajaiban menghampiriku. Berharap kau ada didepanku. Dan berbagai macam pengharapan pengharapan yg bisa membuat rasa rindu ini sedikiti terobati. Kapankah semua mimpi mimpi ini tentangmu menjadi nyata…????

Merindukanmu saat ini……detik demi detik sangat kunikmati bila ilusiku bermain main dengan bayanganmu. Rindu dan gelisah menjadi satu. Andai saja kau ada disini, takkan lagi ada rasa rindu yg menyiksa. Hanya kau yg buatku tenang. Setiap ingatanku tertuju padamu saat itu pula rasaku tak menentu. Detak nadiku, guncangan dadaku menghanyutkan ketenangan kalbuku. Kadang kusentak diriku, kutarik pandanganku yang terpana. Kusadarkan jiwaku yang menggebu. Dan ku kurung dalam terali hatiku. Karena bimbang dan ragu, seribu tanya yang selalu masih  menghalau. "Adakah Kau Seperti Aku…?"

Malam sudah hampir berganti pagi tapi mataku belum juga dapat kupejamkan apalagi terlelap. Kerinduanku padamu semakin menjadi seakan memaksaku untuk selalu menghabiskan waktuku dengan memikirkan dirimu.Kuselalu merasa gelap diantara sinar sinar yg terang. Selalu merasa sepi bila ditengah keramaian. Sampai kapan kuakan tersiksa seperti ini..? Entahlah……hanya waktu yg dapat menjawabnya. Biarlah saat ini kunikmati kesepian dan kerinduanku padamu. Selama matahari masih terbit dan tenggelam, selama bulan dan bintang masih bercahaya, selama panas dan hujan masih silih berganti. Aku akan selalu dan selalu merindukanmu, akan selalu menunggumu hingga ujung waktu.

Saat jarak memisahkan kita, kuharus selalu merasa kau ada didekatku. Bersama kita merangkai karsa, bersama kita menyusun cerita. Bersama kita satukan asa. jalan terus bersama cinta. Bila mungkin adanya kita kan bersama selalu dan selamanya dalam doa dan pinta. Bahagia………..!!!!

Yeah…..Enam RatusEnam puluh Hari Lagi……………

Kala Rinduku Berjelaga….

Saturday, September 24th, 2005

Malam minggu lagi tanpa ada yg menemaniku. Seandainya kau ada disini. Saat asaku ingin bersamamu tuk melewati malam berdua denganmu. Sedang apa kamu malam ini ??? Pertanyaan yg tak henti hentinya berkecamuk di dalam benakku namun tak pernah ada jawabannya. Haruskah ku menyesali semua keadaan ini ? Lagi lagi jarak yg harus menghalangi semuanya.
Disini sendiri tanpamu….nelangsa, hampa….
Teringat kejadian semalam yg membuatmu marah kpdku. Tidak ada maksudku untuk tidak mendengar kata katamu lagi. Namun, kusangat tertekan dengan semua kenyataan yg harus aku terima. Kehilangan orang yg selama ini aku anggap sebagai orang tua, orang yg paling aku banggakan, paling aku andalkan dan yg utama pengganti seorang ayah . Dialah yg selama ini aku anggap sbg ayah krn sejak kecil aku tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang yg menamakan dirinya ayah. Dialah yg menuntun aku serta kakak kakakku lainnya agar tetap berada dijalanNYA. Sudahlah, kutak ingin larut dengan kesedihan yg berkepanjangan.
Maafkan, jika aku membuatmu marah, merasa tidak didengarkan tapi ku mohon mengertilah dengan semua kondisiku yg tidak mendukung. Aku memang kadang seperti anak kecil yg selalu harus diperhatikan dan dimengerti. Atau mungkin rasa sensitif yg sangat berlebih itu karena rasa rindu yg tdk dapat ku kontrol. Kenapa kita tidak seperti buku cerita anak anak, berlarian melintasi hujan. Saling berpegangan tangan dalam menghadapi segala persoalan.
Ku selalu memikirkanmu setiap menit setiap detik. Haruskah kuteriak memanggil namamu agar kau dapat merasakan getaran kerinduan ini. Andai kau peka bahwa besarnya rindu ini tak mampu kuwujudkan dalam wujud wacana dan wicara. Andai mata hatimu terbuka mungkin bisa kau raba pekatnya kesedihan ini. Lalu dimana bisa kukais sekelumit kecil pemahamanmu tentangku…??? Kala rinduku berjelaga…………..
Aku memang tak punya sesuatu yg mampu membuatmu bahagia dan bangga. Aku hanya dapat memberimu cinta apa adanya dan segudang kerinduanku padamu. Bersamamu seakan dunia dalam genggamanku, menatapmu seakan waktu berhenti sejenak. Senyummu yg mengisi relung hati ini. Mengiringi dalam setiap langkahku, suaramu yg menembus jiwaku, memaksa berkhayal sosokmu di setiap detik yg kumiliki. Dan setiap detailmu aku selalu memperhatikan serta selalu mencoba memahamimu, selalu menjadi andalan untukmu. Tak baik berlebih, tapi semua itu kulakukan demi untuk membahagiakanmu dan berusaha untukjadi yg terbaik buatmu. Agar kau tahu bagaimana besarnya rasa cinta yg kumiliki untukmu. Karena aku mencintaimu seperti yg seharusnya. Menyayangimu seperti yg semestinya. Kumencintaimu dengan berbagai cara dan untuk berbagai alasan. Tapi lebih dari ini kumencintai apa adanya dirimu.
Kau adalah inspirasiku……..
Kau adalah lagu yg aku nyayikan………..
Kau yg membuatku bahagia…………..
Kaulah segalanya bagiku……………
Kau adalah sinar matahariku…………..
Kau adalah bintang malamku…………
Kau adalah kekuatan bagiku disaat aku lemah. Mimpiku disaat aku tertidur.
Kau adalah alasan alasan untuk senyumku. Setiap peranan yg aku mainkan seperti bagian terpenting yg kau mainkan. Segalanya yg pernah aku inginkan adalah dirimu. Tak ada cinta selain cintamu. Tak ada yg  dapat memberikan lebih selain dirimu. Apapun yg kulakukan, kulakukan hanya untukmu. Dan untuk cintamu kan kuberikan nafas terakhirku. Kaulah alasanku sehingga aku percaya akan CINTA. Dan kau adalah jawaban atas doaku. Aku akan selalu berusaha untuk menjadi yg terbaik buatmu. Kuakan berikan kekuatan dan kelemahanku, kebahagiaan dan penderitaanku. Yang lebih baik dan lebih buruk. kau yg membuat hidupku lebih berarti dan berwarna.
Malam kian beranjak tuk menghadirkan kesunyian panjang. Biarkan kau tahu diriku tenggelam dalam cintamu. Terbelenggu dengan kerinduanku padamu. Senantiasa kan kujaga janji kita berdua walau dirimu jauh. Semoga jarak dan waktu tetap membuat hati kita satu. Dan kuharap rindu dan setia yg kutitip masih menjadi milikmu disana. Cepat pulang aku menunggumu karena aku tak sanggup berdiri tanpa kamu disampingku dan bantulah aku untuk melangkah…………..

BoreD….

Friday, September 23rd, 2005

Hu uh btnya malam ini, ga tau mau ngapain. Asli capek lahir bathin. Baru tiba dr sinjai langsung online hanya untuk ketemu ma dia tapi apa…….?????? yang kudapat sambutan yg tdk mengenakkan hati. Pengen marah, berontak , menangis tapi aku tak punya kekuatan tuk melakukannya…….Diam yang terbaik untuk saat ini. Ga tau dengan cara apalagi yg harus aku tunjukkan ke padamu agar kau mengerti betapa tersiksanya perasaanku saat kau mulai tdk mau mengerti kondisiku, tdk mau tahu apa yg kurasakan saat ini. Apa yang harus aku lakukannnnnnnnnnnnnnn…………..boredddddddddd…………..aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………..

Terima Kasihku….

Sunday, September 18th, 2005

Hari yg kunantikan telah tiba waktunya. Hari dimana aku akan menunjukkan kepada semua orang bahwa aku mampu untuk melalui tantangan berat itu. 13 September….kumulai kehidupanku….

Akhirnya, tugas berat yg selama beberapa tahun kupikul telah kuselesaikan dg baik. Tanggung jawab moral sbg seorang anak telah kulaksanakan. Sekian lama tak pernah kupikirkan masa depanku. Terlena dengan kehidupan yg nyaris membuatku hancur. Tapi hari ini pikiranku terbuka kembali. Terima Kasih Tuhan karena telah mendengar dan menjawab semua doa doaku. Walau harus kuakui kesadaranku datang terlambat. Terlalu banyak waktu kulewatkan begitu sj. Tapi tidak ada kata terlambat untuk meraih sebuah cita cita. Kumasih di beri kesempatan untuk mengejar keterlambatanku. Ternyata tidak mudah untuk mendapatkan sebuah gelar. Berbagai macam halangan yg kudapat. Berkali kali keputusasaan itu nyaris membuatku untuk berhenti melangkah. Berbagai macam caci maki yg kudapat dari orang orang yg mengharapkan keberhasilanku. Entah berapa banyak tetesan air mata yg dikeluarkan oleh orang tuaku karena lelah menasehatiku. Dan berbagai macam sindiran sindiran yg membuatku agak sedikit berkecil hati, serta bermacam macam kata yg membuat aku seakan tidak mempunyai arti bagi mereka. Masih banyak lagi hal hal yg sering aku dengar dari mereka yg membuat telingaku sering panas, ingin berontak, marah dan bahkan menangis jika sdh tidak tahan mendengar ocehan ocehan yg selalu menganggapku remeh. Tetapi hari ini aku menunjukkan kepada mereka bahwa aku masih bisa diandalkan. Aku bukan seperti yg mereka duga. Apa yg pernah kudapatkan akan kujadikan pelajaran yg berharga buatku.

Terima Kasih Ya Allah atas KaruniaMu sehingga setiap hambatan dan kesulitan dapat kuatasi dgn baik.

Terima Kasihku yg tak terhingga kepada orang tua, kakak kakakku dan semua keluarga besarku yg selama ini tak henti hentinya medoakan, memberikan dorongan semangat, nasehat yg kadang di sertai dgn kata kata pedis agar aku mau membuka mataku lebar lebar.

Terima Kasihku kepada teman temanku yg dgn setia menemaniku melewati masa masa transisi. Teman temanku yg selalu memberiku bantuan yg tak ternilai harganya. Yang tak bosan bosannya memperingatkanku agar mengurus kuliahku. Tanpa kalian aku tidak dapat menyelesaikan semua ini.

Dan tak lupa kuucapkan terima kasihku kepada Seseorang yg jauh di seberang sana yg telah mengembalikan rasa percaya diriku, yg selalu memberiku semangat, motivasi disaat kumulai lelah menjalani hari hariku. Yang tak bosan bosannya memberikan semangat agar tetap tenang dalam menghadapi pertanyaan pertanyaan para pengujiku. Kau adalah Inspirasiku……..!!!!

TERIMAH KASIH…..