Pindah neh….

December 3rd, 2006 by irhaku

Sekedar info Ngeblognya  pindah ke www.irhapunya.blogspot.com

I WiLL SurViVE…

April 6th, 2006 by irhaku

Jakarta dimalam hari….

Dengan segenap sisa sisa semangat yg kumiliki ku coba untuk bangkit kembali dari keterpurukanku. Kubangun kembali kepercayaan diriku untuk melanjutkan hidupku. Ku tata puing puing hati yg telah hancur berserakan. Ya Allah….Jika sudah tidak lagi kekuatan dalam diriku ini, sudah pasti ku telah mengakhiri hidupku sendiri. Sayangi aku Ya Allah…karena beban hidup yg teramat berat dan pahit untuk ku tanggung sendiri. Hatiku ini sering menangis karena rentetan hidup yg teramat berliku yg kualami di dunia ini. Aku adalah manusia yg bernafas demi meneruskan sisa kehidupan dan hanya menunggu saat saat yg terindah dlm hidupku namun semuanya belum kudapatkan. Aku benar benar telah kehilangan dia tapi aku  bersyukur pernah menjalani waktu waktu itu bersama semangat darinya. Setiap saat memberi aku kekuatan …menjadi pendorong bila aku memerlukan..menjadi penasehat tatkala aku alpa dan sebaliknya….Tapi kini aku telah benar benar kehilangan dirinya…..ya Tuhan…Jika dia memang milikku…dekatlah dia padaku Dan jika dia bukan milikku maka jauhkanlah kami dari perasaan benci dan dendam.

Setiap hari aku belajar melupakan dia. Aku tak mau terus menerus meratapi kepergiannya. Kucoba meyakinkan diriku sendiri kalau inilah yg terbaik untuk kehidupanku dan untuk kebaikan kami berdua. Mungkin hadirnya hanya sekedar ujian untuk menguji sejauh mana teguhnya hati yg kumiliki. Kusangat Yakin kepadaMu Ya Tuhan….

Buatmu yg jauh disana….Kuakui aku sangat sulit untuk melupakanmu. Tapi akan kucoba untuk melewati hari hariku tanpa nama dan ingatanku padamu. Kusadari aku belum bisa mampu berdiri melawan waktu….aku  biarkan terus kau bertahta di hatiku sekalipun aku sangat menyadari bahwa aku salah karena telah merindukan milik orang lain. Tapi akan ku coba terus menyusun langkah kakiku tanpa mau melihat bayang dirimu…tak lagi mau mendengarkan bisikan suaramu walau kutahu aku akan tersiksa. Demi untuk melihatmu bahagia aku rela pergi sejauh mungkin untuk melupakanmu. Dan ku harap saat ku tidak ada lagi disampingmu kau akan menyadari bagaimana perasaanku kepadamu.

Akhirnya aku harus ikhlas menerima semua kenyataan ini, akan ku teruskan perjuanganku melewati waktu walau tanpa kau disampingku. Aku tidak boleh lemah, aku harus kuat, tegar dan tidak boleh mengalah dengan waktu karena di luar sana jalan masih terbentang luas. Mungkin semua ini yg mengajarkanku untuk lebih dewasa.

Ya Allah…..Aku hanya manusia biasa yg tak pernah luput dari salah dan khilaf. Aku lupa bahwa Kaulah pemilik alam fana ini. Kau bisa memberi dan mengambilnya kembali. Sedang aku terus lupa untuk memanjatkan syukur.Tapi aku yakin Engkau tidak akan memberikan smua ujian ini tanpa aku bisa melewatinya. Aku pasrah dan ikhlas karena Engkaulah perancang hidupku hari ini, esok hingga nafasku yang terakhir.

Aku harus bisa…!!!

Pulomas, 06 April 06

Antara Rawamangun, Salemba Dan Depok…(JauH Ya)

March 20th, 2006 by irhaku

Dini hari pukul 04.23 saat ini. Kumasih berkutat dengan komputer dan seabreg situs situs yg membosankan. Tidak lama lagi adzan subuh dikumandangkan tp sampai saat ini mataku masih belum mau untuk dipejamkan. Ditemani oleh winamp yg selalu memutarkan lagu lagu kesukaanku yg makin membuatku nelangsa. Akh…..tak terasa sudah 2 minggu ku berada di kota ini. Jakarta yg terkenal dengan kemacetannya kian menjadi akrab di keseharianku. Semua urusanku telah ku selesaikan dan bahkan hampir beres semuanya. Namun ada satu hal yg belum ku temukan dan kulakukan sampai saat ini. Bertemu denganmu mungkin adalah suatu keajaiban buatku. Setiap saat ku selalu berusaha untuk online di YM ataupun IRC tapi tak sekalipun ada balasan darimu. Mungkin ku terlalu naif untuk mengakui klo aku masih berharap bertemu denganmu. Tapi perasaan itu selalu ku kontrol agar harapan harapan kosong itu ku buang jauh jauh. Ku sangat lelah untuk menemukan dirimu kembali, walau hati kecilku masih menginginkan pertemuan itu. Kubuang jauh jauh semua harapan itu. Kubulatkan smua keputusanku agar menjauhi dirimu. Karena ku tak sanggup hidup dalam kepura puraan. Aku tidak setegar yg kau fikirkan untuk siap menemani dan menunggumu dengan resiko harus kecewa sekalipun. Aku tidak kuat lagi mendengar celoteh teman temanku ttg dirimu yg tidak pernah mau tahu keadaanku saat ini. Bahkan untuk mengingat namamu saja perasaan yg tak menentu itu semakin berkecamuk. Sakit memang tapi smua ini resiko buatku. Pengen marah tapi tidak tahu kepada siapa ku tumpahkan kekesalanku, pengen menangis tetapi air mataku sudah habis terkuras sejak dulu. Sejak tadi ku berusaha untuk tidur tapi ku hanya gelisah, bolak balik kamar tanpa tahu harus berbuat apa malam ini. Kuakui dulu saat bersamamu ku bisa bergurau, tersenyum , tertawa bahkan menangis sekalipun. Kau tempatku  berkeluh kesah, tempatku menumpahkan kekesalanku saat ku merasa tertekan, tempatku bercerita, mengadu dan masih banyak lagi. Tapi semua itu hilang sejak kepergianmu beberapa bulan yg lalu. Entah berawal darimana sampai komunikasi antara kita terputus. Saat itu kumasih bersabar ntuk menanti kabarmu, tapi kesabaranku ada batasnya. Tidak mungkin ku harus terus terusan begini. Tidak ada kabar berita sedikitpun yg kudapatkan melainkan hanya praduga yg semakin membuatku tersakiti. Ku harus melupakanmu……melupakan smua yang pernah kita lewati bersama. Bahkan rela ku tinggalkan smuanya hanya untuk melupakanmu. Pergi sejauh jauhnya dari smua yg mengingatkanku tentangmu. dan harus mengikhlaskan semuanya…..

Mr E…..terima kasih untuk semua yg pernah ada dan yg pernah kita jalani bersama. Terima kasih untuk semua perhatian untuk seorang Ira yang mungkin tidak mempunyai arti lebih dimatamu. Kau yg pernah membuatku untuk tersenyum lagi, yang pernah mengajari ku untuk membuka hatiku untukmu saat ku tertatih melawan hidup kala itu namun kau pula yg telah menghancurkan smuanya. Tapi bagaimanapun dirimu kaulah yg pernah memberi arti bahagia itu. Satu hal yang tak pernah kau ajarkan kepadaku untuk tidak menangis saat ku dikecewakan olehmu. Karena saat ini ku tengah menangisi kepergianmu. Akhirnya………..kuharus menutup semua lembaran lembaran ini. Selamat tinggal Mr E…kuakan belajar menata kembali reruntuhan dan puing dalam hatiku. Bagiku tiada yang lebih indah tanpamu. Kuharus belajar untuk melupakanmu atau mungkin suatu saat nanti ku akan kembali menjemput hatiku, aku tak tahu….tapi entah kapan semua itu akan terjadi…..???????? Hanya Tuhan dan kau yg mengetahuinya…..hehehehe……

Adzan subuh menyadarkanku dari semua aktifitas yg kulakukan, saatnya ku harus  bersujud kepadaNYA………………..

Yah antara UI depok dan salemba…..!!!!!!!!

AAAAAAAAAAAAAAA

January 17th, 2006 by irhaku

Bosannnnnnnnnnnnnnnnnn………………jengkellllllllllllll………….ga tau mau bilang apa lagi………………asli bad mood………….:((

Merindumu….

October 15th, 2005 by irhaku

Malam mendekati larut, namun aku masih disini berkutat dengan tuts tuts keyboard. Fikiranku menerawang jauh memikirkan seseorang yg tak kunjung datang kabar beritanya walau sebaris kata. Entah dimana keberadaanmu kini. Tidak tahukah akan siksa yg kuderita ini. Kesalahan besar apakah yg kulakukan sehingga kau menghukumku dengan cara seperti ini. Ataukah sekarang kau tak mau peduli lagi dengan keberadaanku. Tetapi mengapa dengan  cara seperti ini yg kau tempuh untuk meninggalkanku atau memang inilah caramu…?

Setiap hari kuberharap keajaiban datang padaku. Setiap hari kuberharap namamu terpampang manis di list yahoo messengerku. Setiap kali inbox di emailku bertambah berharap kaulah yg mengirimiku

surat

. Setiap kali handphoneku berdering, berharap kaulah yg menelponku. Setiap kali nada smsku berbunyi berharap kaulah yg mengirimkan pesan untukku. Setiap kali aku online di MIRC berharap nickmu ada diantara deretan deretan nick di chanel itu. Dan tak bosan bosanya ku ketik di chanel !seen nickmu untuk mengetahui kapan nickmu terakhir online. Tapi hanya segudang kekecewaan yg kudapatkan. Tak ada sebaris kata yg dapat membuatku merasa tenang. Tak ada tanda tanda yg bisa membuatku bernafas lega.

Tuhan, sampai kapan aku akan tersiksa seperti ini…? Haruskah kulangkahkan kakiku kekota dimana kau menetap sekarang ini? Terseok seok mencarimu, terlunta lunta tanpa tahu kemana arah yg harus kutuju atau tetap  tinggal diam disini dan pasrah dengan kata kata “Apa Yang Terjadi, Terjadilah”

Malam makin merambat, tidak lama lagi akan berganti pagi. Hanya instrument musik sendu yg terdengar mengalun disekitarku. Kumakin merindukanmu…..

Kembali teringat semua cerita yg telah kita lalui berdua. Dan kuingat saat kita diperhadapkan berbagai macam persoalan hidup. Meruntuhkan jiwa kita untuk tetap bersama tetapi kita masih bisa bertahan dan melalui semua itu.

Ya Tuhanku…kuatkanlah hatiku untuk menghadapi semua ini. Berikanlah aku kesabaran untuk tetap menantikan dirinya hingga maut menjemput. Dan jika kumasih diberi kesempatan untuk bertemu dengannya maka berikanlah hari yg kunanti itu. 

Kau Dimana……

October 9th, 2005 by irhaku

10 October 2005

Berhari hari aku tak pernah mendapatkan kabarmu. Tak pernah ada sebaris beritapun ku temukan. Kau bagaikan di telan oleh bumi. Kemana ku harus mencarimu. Hari   hari yg kulalui seakan hambar. Kerinduanku padamu semakin menyiksaku.Terhempasku kini di batas bimbang. Tidak tahu harus berbuat apa untuk mengobati rasa rindu yg semakin menyiksa ini.Atau haruskah ku  terbang jauh  mengejarmu ke langit  biru . Kau  bawa nafasku pergi bersama angin kau berlalu. Air mata tak lagi mampu membantuku untuk menepis rasa rinduku padamu. Disaat kumerindumu, disaat ku membutuhkanmu, disaat ku ingin berbagi….kau tak ada…..Saat ini aku butuh telingamu untuk mendengarkan keluh kesahku, aku butuh hatimu untuk mengerti aku, aku butuh bahumu untukku bersandar. Aku butuh lenganmu untuk menutupi kegundahan hati, aku  butuh matamu untuk menuntunku dalam kegelapan, aku butuh lidahmu untuk mengajarkanku cara hidup dan aku butuh dadamu untuk merengkuhku dalam dekapanmu menghabiskan isak tangis…Apakah lelah sanggup tuk hentikan langkahku menapak episode masa depan…?
Terkadang ku tak tahu kemana hati ini kan membawaku melangkah pergi, kuhanya bisa terpaku dan terpuruk dalam kegamangan. Semua kembali membayang bagai satu episode film hitam putih yg terputar dlm memori jiwaku, bagian demi bagian begitu tampak nyata menusuk rasaku hingga yg terasa hanya pedih dan penat yg kian menggelayut ragaku.

Kadang ku harus berebut dgn sang waktu tatkala rindu tak terbendung. Kugapai sepi, kunikmati dingin ini sendiri bersama seonggok rindu yang menghiburku dengan mimpi tentangmu. Kau dimana………….??????????

Selaksa pertanyaan yg berkecamuk dibenakku. Berbagai macam praduga praduga yg menggerogotiku. Berkali kali kuberusaha mencoba untuk menembus ruang dan waktu agar sinyal sinyal kerinduanku dapat  menyentakkan hatimu. Kusangat mengerti keterdiamanmu selama ini. Semua karena salahku, keegoisanku yg membuatmu jauh dariku, keangkuhanku yg membuatku menderita. Seribu butiran air mataku takkan mampu menghapus kesalahanku. Mungkin sekarang sudah terlambat untuk sebuah kata menyesal karna bukan saja kau yg tdk mau memaafkanku  bahkan sang waktupun tak lagi memberiku kesempatan.

Ah, dengan apa harus kubuktikan kepadamu agar kau tahu bagaimana besarnya cinta yg kumiliki ini. Apa yg harus kulakukan agar kau mengerti kegelisahan kegelisahan yg aku rasakan saat ini. Kemanakah kulayangkan rindu yg tak bertuan ini, hanya engkau yg buatku tenang. Andai aku dapat menyentuh hatimu untuk  bersimpuh tuk ucapkan semua kata maafku.

Aku masih membutuhkan kau disampingku. Kau yg paling memahamiku, mengerti yg aku butuh.Dimanapun engkau berada aku ingin kau dengar suara   hatiku. Kembalilah kau kini kepadaku dan biarkan kumenanti sebuah janji kita sampai batas waktu mengakhiri…….

Buat seseorang yg jauh disimpang jalan….Miss u so much…..

Ramadhan Kali Ini…

October 4th, 2005 by irhaku

Marhaban Yaa Ramadhan…….

Ramadhan datang lagi….Bulan yg penuh Rahmat, Bulan pengampunan. Terima Kasih Ya Allah karena masih memberiku kesempatan untuk menjalankan perintahMu di bulan suci ini. Harapanku, doa doa yg tak henti hentinya aku panjatkan dapat Engkau kabulkan.

Ya Allah. aku hanya manusia yg tak luput dari kekhilafan. Terlalu banyak dosa dosa yg telah aku perbuat. Sejenak terlintas semua dosa dosaku yg aku lakukan. Mungkin karena terlalu banyaknya dosa yg aku lakukan hingga sampai sekarang ini aku belum mendapatkan semua keinginan keinginanku. Belum dapat menjadi manusia yg sempurna di mata orang orang. Bahkan belum dapat menjadi andalan bagi orang orang terdekatku. Dan sampai detik ini aku  belum dapat membalas semua atas apa yg orang tuaku telah berikan. Masih terlalu banyak beban moril yg ku tanggung. Masih terlalu banyak dosa yg tertumpuk. Sudah terlalu banyak air mata yg dikeluarkan orang tuaku. Tapi kenapa sampai sekarang aku belum bisa membahagiakannya. Mengapa aku tak bisa seperti mereka mereka yg dengan mudahnya meraih apa yg mereka inginkan. Kapan aku berhenti menjadi beban yg harus mereka pikul…? Kapan aku berhenti menjadi benalu di tengah tengah keluargaku…?

Kusadari, tidak ada manusia yg sempurna didunia ini, tapi setidaknya jadikanlah aku manusia yg kaya akan hati yg bersih. Hati yg jauh dari prasangka prasangka buruk. Dan dapat menjadi panutan buat keluargaku. Ya Allah, aku hanya manusia biasa yg lemah dan tak berdaya yg tak lepas dari goda dan cobaan. Aku yg selalu terombang ambing oleh kehidupan. Aku yg selalu ingin menjadi sempurna padahal aku sangat sadar bahwa "No Body’s Perpect" tapi inilah aku yg arogan, yg selalu menganggap semuanya dapat aku taklukkan…

Karena kesombonganku itu yg nyaris membuat hancur hidupku sendiri. tapi kusangat bersyukur karena aku masih diberi kesempatan untuk menyadari kekhilafanku. Masih mempunyai kesadaran bahwa tidak ada yg lebih diatas segala galanya selain Engkau Yang Maha Kuasa. Dan kusangat bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya ramadhan kali ini.

Ya Allah. tabahkan hatiku dalam menghadapi semua cobaan cobaan yg Engkau berikan padaku. tegarkan hatiku dan lapangkan dadaku untuk melalui semuanya. Kutahu, kehidupan itu bagaikan langkah kaki yg kadang kedepan kadang pula kebelakang. Didalam gelap pagi ada terang. Kegagalan demi kegagalan yg pernah aku alami akan kujadikan pelajaran yg sangat berharga. Biarlah mimpi buruk yg kemarin hilang di telan malam yg kelam. Karena kita hanyalah manusia yg tiada daya selain Engkau Yang Pengasih. Tidak ada badai yg tidak berlalu..dan ku yakin semua ini akan mampu kuhadapi karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya jika tidak mampu memikulnya.

Ramadhan kali ini….akan menjadi bulan yg sangat berarti. Kan kubersihkan hati dari kotoran kotoran yg melekat…..Setangkup doa segenggam harapan, semoga ramadhan kali ini dapat melatih kita menjadi manusia yg kenal diri dan tahu diri serta sabar dan tawakkal…..

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA, SEMOGA AMAL IBADAH KITA DI TERIMA DAN DI BERI BERKAH OLEH ALLAH SWT. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN….AMIN…..!!!!

MissinG Something Missed

September 30th, 2005 by irhaku

Waktu terus berjalan…..tak terasa kurang lebih 70 hari kau  tak disini bersamaku. Kulalui hari hariku dengan melewatkan waktu begitu saja, kujalani semuanya dengan apa adanya. Tetap berusaha untuk tegar walau tanpa kau menemaniku. Penantian demi penantian yang membelengguku. Berharap keajaiban menghampiriku. Berharap kau ada didepanku. Dan berbagai macam pengharapan pengharapan yg bisa membuat rasa rindu ini sedikiti terobati. Kapankah semua mimpi mimpi ini tentangmu menjadi nyata…????

Merindukanmu saat ini……detik demi detik sangat kunikmati bila ilusiku bermain main dengan bayanganmu. Rindu dan gelisah menjadi satu. Andai saja kau ada disini, takkan lagi ada rasa rindu yg menyiksa. Hanya kau yg buatku tenang. Setiap ingatanku tertuju padamu saat itu pula rasaku tak menentu. Detak nadiku, guncangan dadaku menghanyutkan ketenangan kalbuku. Kadang kusentak diriku, kutarik pandanganku yang terpana. Kusadarkan jiwaku yang menggebu. Dan ku kurung dalam terali hatiku. Karena bimbang dan ragu, seribu tanya yang selalu masih  menghalau. "Adakah Kau Seperti Aku…?"

Malam sudah hampir berganti pagi tapi mataku belum juga dapat kupejamkan apalagi terlelap. Kerinduanku padamu semakin menjadi seakan memaksaku untuk selalu menghabiskan waktuku dengan memikirkan dirimu.Kuselalu merasa gelap diantara sinar sinar yg terang. Selalu merasa sepi bila ditengah keramaian. Sampai kapan kuakan tersiksa seperti ini..? Entahlah……hanya waktu yg dapat menjawabnya. Biarlah saat ini kunikmati kesepian dan kerinduanku padamu. Selama matahari masih terbit dan tenggelam, selama bulan dan bintang masih bercahaya, selama panas dan hujan masih silih berganti. Aku akan selalu dan selalu merindukanmu, akan selalu menunggumu hingga ujung waktu.

Saat jarak memisahkan kita, kuharus selalu merasa kau ada didekatku. Bersama kita merangkai karsa, bersama kita menyusun cerita. Bersama kita satukan asa. jalan terus bersama cinta. Bila mungkin adanya kita kan bersama selalu dan selamanya dalam doa dan pinta. Bahagia………..!!!!

Yeah…..Enam RatusEnam puluh Hari Lagi……………

Kala Rinduku Berjelaga….

September 24th, 2005 by irhaku

Malam minggu lagi tanpa ada yg menemaniku. Seandainya kau ada disini. Saat asaku ingin bersamamu tuk melewati malam berdua denganmu. Sedang apa kamu malam ini ??? Pertanyaan yg tak henti hentinya berkecamuk di dalam benakku namun tak pernah ada jawabannya. Haruskah ku menyesali semua keadaan ini ? Lagi lagi jarak yg harus menghalangi semuanya.
Disini sendiri tanpamu….nelangsa, hampa….
Teringat kejadian semalam yg membuatmu marah kpdku. Tidak ada maksudku untuk tidak mendengar kata katamu lagi. Namun, kusangat tertekan dengan semua kenyataan yg harus aku terima. Kehilangan orang yg selama ini aku anggap sebagai orang tua, orang yg paling aku banggakan, paling aku andalkan dan yg utama pengganti seorang ayah . Dialah yg selama ini aku anggap sbg ayah krn sejak kecil aku tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang yg menamakan dirinya ayah. Dialah yg menuntun aku serta kakak kakakku lainnya agar tetap berada dijalanNYA. Sudahlah, kutak ingin larut dengan kesedihan yg berkepanjangan.
Maafkan, jika aku membuatmu marah, merasa tidak didengarkan tapi ku mohon mengertilah dengan semua kondisiku yg tidak mendukung. Aku memang kadang seperti anak kecil yg selalu harus diperhatikan dan dimengerti. Atau mungkin rasa sensitif yg sangat berlebih itu karena rasa rindu yg tdk dapat ku kontrol. Kenapa kita tidak seperti buku cerita anak anak, berlarian melintasi hujan. Saling berpegangan tangan dalam menghadapi segala persoalan.
Ku selalu memikirkanmu setiap menit setiap detik. Haruskah kuteriak memanggil namamu agar kau dapat merasakan getaran kerinduan ini. Andai kau peka bahwa besarnya rindu ini tak mampu kuwujudkan dalam wujud wacana dan wicara. Andai mata hatimu terbuka mungkin bisa kau raba pekatnya kesedihan ini. Lalu dimana bisa kukais sekelumit kecil pemahamanmu tentangku…??? Kala rinduku berjelaga…………..
Aku memang tak punya sesuatu yg mampu membuatmu bahagia dan bangga. Aku hanya dapat memberimu cinta apa adanya dan segudang kerinduanku padamu. Bersamamu seakan dunia dalam genggamanku, menatapmu seakan waktu berhenti sejenak. Senyummu yg mengisi relung hati ini. Mengiringi dalam setiap langkahku, suaramu yg menembus jiwaku, memaksa berkhayal sosokmu di setiap detik yg kumiliki. Dan setiap detailmu aku selalu memperhatikan serta selalu mencoba memahamimu, selalu menjadi andalan untukmu. Tak baik berlebih, tapi semua itu kulakukan demi untuk membahagiakanmu dan berusaha untukjadi yg terbaik buatmu. Agar kau tahu bagaimana besarnya rasa cinta yg kumiliki untukmu. Karena aku mencintaimu seperti yg seharusnya. Menyayangimu seperti yg semestinya. Kumencintaimu dengan berbagai cara dan untuk berbagai alasan. Tapi lebih dari ini kumencintai apa adanya dirimu.
Kau adalah inspirasiku……..
Kau adalah lagu yg aku nyayikan………..
Kau yg membuatku bahagia…………..
Kaulah segalanya bagiku……………
Kau adalah sinar matahariku…………..
Kau adalah bintang malamku…………
Kau adalah kekuatan bagiku disaat aku lemah. Mimpiku disaat aku tertidur.
Kau adalah alasan alasan untuk senyumku. Setiap peranan yg aku mainkan seperti bagian terpenting yg kau mainkan. Segalanya yg pernah aku inginkan adalah dirimu. Tak ada cinta selain cintamu. Tak ada yg  dapat memberikan lebih selain dirimu. Apapun yg kulakukan, kulakukan hanya untukmu. Dan untuk cintamu kan kuberikan nafas terakhirku. Kaulah alasanku sehingga aku percaya akan CINTA. Dan kau adalah jawaban atas doaku. Aku akan selalu berusaha untuk menjadi yg terbaik buatmu. Kuakan berikan kekuatan dan kelemahanku, kebahagiaan dan penderitaanku. Yang lebih baik dan lebih buruk. kau yg membuat hidupku lebih berarti dan berwarna.
Malam kian beranjak tuk menghadirkan kesunyian panjang. Biarkan kau tahu diriku tenggelam dalam cintamu. Terbelenggu dengan kerinduanku padamu. Senantiasa kan kujaga janji kita berdua walau dirimu jauh. Semoga jarak dan waktu tetap membuat hati kita satu. Dan kuharap rindu dan setia yg kutitip masih menjadi milikmu disana. Cepat pulang aku menunggumu karena aku tak sanggup berdiri tanpa kamu disampingku dan bantulah aku untuk melangkah…………..

BoreD….

September 23rd, 2005 by irhaku

Hu uh btnya malam ini, ga tau mau ngapain. Asli capek lahir bathin. Baru tiba dr sinjai langsung online hanya untuk ketemu ma dia tapi apa…….?????? yang kudapat sambutan yg tdk mengenakkan hati. Pengen marah, berontak , menangis tapi aku tak punya kekuatan tuk melakukannya…….Diam yang terbaik untuk saat ini. Ga tau dengan cara apalagi yg harus aku tunjukkan ke padamu agar kau mengerti betapa tersiksanya perasaanku saat kau mulai tdk mau mengerti kondisiku, tdk mau tahu apa yg kurasakan saat ini. Apa yang harus aku lakukannnnnnnnnnnnnnn…………..boredddddddddd…………..aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……………..